Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mugi Kasembadan Desa Karangduren Melalui Teknologi Irigasi Tetes Berbasis IoT
Abstract
Kelompok Wanita Tani (KWT) Mugi Kasembadan Desa Karangduren mengelola greenhouse seluas 46,28 m² untuk budidaya melon (Cucumis melo L.) dengan sistem penyiraman yang sebelumnya dilakukan secara manual. Permasalahan utama mitra adalah penyiraman yang tidak konsisten sehingga pemberian air dan pengendalian kelembapan media belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan anggota KWT melalui penerapan dan pelatihan teknologi irigasi tetes berbasis Internet of Things (IoT). Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, instalasi alat, pendampingan, dan evaluasi pada 19 dan 31 Juli 2026 dengan melibatkan 25 peserta. Sistem yang diterapkan terdiri atas tandon air, pompa, jaringan irigasi tetes dengan 225 titik irigasi, sensor kelembapan tanah, kendali otomatis, dan pemantauan melalui aplikasi Tuya. Hasil evaluasi menunjukkan perubahan positif pada pengelolaan irigasi dan kapasitas mitra. Kelembapan tanah meningkat dari 49% menjadi 60%, pengetahuan anggota meningkat dari 15% menjadi 80%, dan keterampilan meningkat dari 80% menjadi 95%. Data evaluasi yang tersedia juga menunjukkan penghematan air sekitar 36% dibandingkan penyiraman manual. Penerapan teknologi mengurangi ketergantungan terhadap penyiraman manual dan memungkinkan pemberian air merespons kondisi kelembapan media. Program ini memberikan solusi teknologi yang aplikatif untuk meningkatkan pengelolaan air sekaligus memperkuat kapasitas KWT dalam mengoperasikan irigasi cerdas pada budidaya melon di greenhouse.
