IMPLEMENTING MULTICULTURAL EDUCATIONAL VALUES IN OVERCOMING GROUP FANATISM
Main Article Content
Abstract
Humans were created by God with differences in religion and equality. The reality in life is that humans are not yet aware of their essence as creatures that have been created differently by God. More and more conflicts are emerging and resulting in bloodshed between people whose motives are not understood. This qualitative research aims to explain the results of instilling multicultural education values that have been carried out by Islamic religious education teachers at Semarang Regency Vocational Schools. This research uses data collection techniques in the form of observation and interviews. Responding to issues regarding conflicts that occur and are often carried out by young people, PAI teachers prove that multicultural education in Semarang Regency can get good results and change the way students think, thereby creating students who understand and can adapt to the school environment. and multicultural society. With these findings, basically education plays an important role in creating change for students, because teachers are able to become role models that their students will definitely follow.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
References
Abdullah. 2011. Pendidikan Islam Multicultural di Pesantren Telaah terhadap Kurikulum Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Surakarta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Akhmadi, A. (2019). Moderasi Beragama Dalam Keragaman Indonesia Religious Moderation in Indonesia ’ S Diversity. Jurnal Diklat Keagamaan, 13(2), 45–55.
Alburaidi, Azza, dan Abdullah Ambusaidi. “The impact of using activities based on the Montessori approach in science in the academic achievement of fourth grade students.” International Journal of Instruction 12, no. 2 (April 2019): 659–708. https://doi.org/10.29333/iji.2019.12244a.
Amirin, Tatang 2012. Implementasi Pendekatan Pendidikan Multikultural Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal, Jurnal Pembangunan Pendidikkan Fondasi Dan Aplikasi. 1 (1):2.
Apriani, Ni Wayan, dan Ni Komang Aryani. “Moderasi Beragama.” Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra 12, no. 1 (31 Maret 2022): 34–45. https://doi.org/10.25078/kalangwan.v12i1.737.
Arsyad, Muh, dan Bahaking Rama. 2019. “Urgensi Pendidikan Islam dalam Interaksi Sosial Masyarakat Soppeng: Upaya Mewujudkan Masyarakat Madani.” Al-Musannif 1 (1): 1– 18.
Baidhawy, Zakiyuddin, 2005, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural, (Jakarta, Erlangga, 138) hal. 102-104.
Banks, J. A., & Banks, M.C. 2005. Multicultural education; Issues and perspectives 5 nd ed. New York: John Wiley and Sons.
Choirul, Mahfud, 2011, Pendidikan Multikultural, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar), hlm.184
Destriani, D. (2022). Volume 01, Number 06 April 2021. Incare, 02(06), 647–664.
Fahri Mohamad, Ahmad Zainur. “Moderasi Beragama di Indonesia.” Religions 13, no. 5 (2022): 451. https://doi.org/10.3390/rel13050451
Faridi. 2012. Agama Jalan Kedamaian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Ghifari, Iman Fauzi. “Radikalisme Di Internet.” Religious: Jurnal Agama dan Lintas Budaya 1, no. 2 (2017): 123–134.
Hasanah, S, dan W. P Sari. “Evaluasi pembelajaran agama Islam berbasis moderasi beragama di sekolah Dasar Negeri 14 Sawah Besar.” Jurnal Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 4, no. 1 (2021): 35–46.
Hanum, Farida. 2010. Pendidikan multikultural sebagai sarana membentuk karakter bangsa. Yogyakarta:Universitas Negeri Yogyakarta. Diakses tanggal 2 Oktober 2015. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/farida-hanum-msi-dr/pend multikultural-sebagai-pembentuk-karakter-bangsa-2010.pdf
Harsono, Nitis. “Tugas Manusia Dalam Dunia Milik Tuhan.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 3, no. 1 (2020): 110–125.
Hilmy Ahmad Nurul, Safi’i Imam, A. Q. (2022). Penanaman Nilai-Nilai Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Sebagai Upaya Menangkal Fanatisme Golongan Di Smp Bahrul Maghfiroh Kota Malang. VICRATINA: Jurnal Pendidikan Islam, 7(7).
Karnawati, Priayantoro Widodo. “Moderasi Agama Dan Pemahaman Radikalisme Di Indonesia.” PASCA 15, no. 2 (2019): 9–14.
Ma’arif, Syamsul, 2005. Pendidikan Pluralism di Indonesia, (logung Jakarta) hal.96-97
Miftakhu, A. (2019). Implementasi Nilai-Nilai Multikulturalisme. 5(1), 1–18. https://doi.org/10.5281/zenodo.3550530
Muhaimin, 2003, Wacana Pengembangan Pendidikan Islam, (pustaka pelajar Jogjakarta) hal.143
Ngainun Nan multiculturaim dan Ahmad Sauqi, pendidikan multicultural konsep aplikasi (Ar-ruz media, Jogjakarta : 2011) hal.53
Rusdiana, Yaya Suryana dan A. 2015. Pendidikan Multikultural Suatu Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa. Bandung: Pustaka Setia.
Sairwona, Wellem (2017), “Pendidikan Agama Kristen (PAK) Yang Menembus Batas (Suatu Kajian Masa Depan PAK Di Indonesia Memasuki Era Masyarakat Ekonomi ASEAN),” Shanan Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1: 87.
Sauqi, Ngainun Naim & Achmad. 2011. Pendidikan Multikultural Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.
Setiawan, David Eko, and Firman Panjaitan. “Titik Temu Pancasila Dan Etika Politik Gereja Dalam Melawan Radikalisme Di Indonesia.” Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) 7, no. 01 (2021): 43–56.
Siti Mania, implementasi pendidikan multicultural dalam pembelajaran, jurnal lentera pendidikan, edisi 13 tahun 2010. Hal.83.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2017.
Sulalah. 2012. Pendidikan Multikultural Didaktika Nilai-nilai Universalitas Kebangsaan. Malang: UIN-Maliki Press.
Wahab, A. (2021). Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran. 3(1), 1–14.
Wahab, A. (2021). Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran. 3(1), 1–14.
Zega, Yunardi Kristian. “Radikalisme Agama Dalam Perspektif Alkitab Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Shanan 4, no. 1 (2020): 1–20.
Zinsky, M., Pang, I., Kailola, S. I., & Imbing, R. (2022). Peran PAK dalam Pencegahan Radikalisme Untuk Mendukung Penguatan Komunitas yang Berkarakter. 5(1), 22–39.
Zuriah, Nurul. 2010. Model pengembangan pendidikan kewarganegaraan multikultural berbasis kearifan lokal dala fenomena sosial pasca reformasi di perguruan tinggi. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12, 2,77.