MODERASI AGAMA DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN DAN KOMUNIKASI DAKWAH

  • Ismah Ismah Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
Keywords: moderasi, agama, manajemen, dakwah

Abstract

Moderasi merupakan sebuah sikap yang menerima keberagaman, sikap moderasi penting dihadirkan agar proses kehidupan sosial berjalan dengan baik. Moderasi agama adalah sikap menerima pihak lain dan memperlakukannya dengan penghormatan, menghargai perbedaan, tidak memiliki klaim bahwa agama yang dianut paling benar sendiri, tidak memaksakan pendapat dan kehendaknya dengan jalan kekerasan. Moderasi agama telah menjadi bagian perilaku umat Islam terutama dalam berdakwah menyebarkan nilai-nilai kebaikan, inilah yang disebut dengan moderasi dakwah. Prinsip moderasi dakwah adalah mengajak kepada seseorang maupun kelompok untuk melaksanakan kebaikan, manajemen dakwah melahirkan strategi dakwah agar kita selalu berusaha dalam posisi tengah dari dua sikap yang bersebrangan dan berlebihan, maka tulisan ini hendak menyampaikan bahwa sikap moderasi agama sudah tertanam dalam pola dakwah Islam

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Ismah Ismah, Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Dosen

References

Ahmad Warson Munawwir.(1997) Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap, Edisi Ke-2, Surabaya: Pustaka Progresif.

Asmuni Sukir. (1983) Dasar-Dasar Strategi Dakwah Islam. Surabaya: Al Ikhlas.

Aziz, Jum’ah Amin Abdul. (2010).Fiqih Dakwah. Solo: Era

Intermedia.

J. Suyuthi Pulungan. (1996). Prinsip-prinsip Pemerintahan dalam Piagam Madinah Ditinjau dari Pandangan al-Qur’an, Cet. Ke-2, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Munir, M. dan Wahyu Ilaihi. (2006) Manajemen Dakwah. Jakarta:Prenada Media,

Rosyad Shaleh. (1977) Manajemen Dakwah Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Wahyu Ilaihi. (2006) Manajemen Dakwah. Jakarta: Kencana, 2006.

Published
2021-06-16
How to Cite
Ismah, I. (2021). MODERASI AGAMA DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN DAN KOMUNIKASI DAKWAH. Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(1), 43-54. https://doi.org/10.52802/hjh.v5i1.188
Section
Articles