LITERASI DIGITAL DAN GEN-Z: PROTOTIPE KONSEP LITERASI MODERAT SEBAGAI MEDIA SMART DAKWAH

  • Anas Azhimi Qalban UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Gina Farhanah Jauza UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
  • Iif Alfiatul Mukaromah UIN Prof. KH. Saifudin Zuhri Purwokerto
Keywords: Gen-Z, Literasi Digital, Society 5.0, Teknologi Informasi

Abstract

Gen-Z yang merupakan kelompok generasi yang terlahir kisaran tahun 1998-2009. Gen-Z terlahir dan tumbuh kembang sejalan dengan makin pesatnya teknologi informasi. Era Society 5.0 memberikan kemudahan semua akses informasi terhadap kehidupan masyarakat tentunya berpengaruh juga terhadap Gen-Z kaitannya dengan literasi digital dan keimanan mereka. Berdasarkan hasil survey dari 159 orang Gen-Z kisaran umur 19-24 Tahun sangat erat kehidupan mereka dengan penggunaan teknologi informasi. Educare merupakan konsep gerakan Lirat atau literasi moderat berbasis smart dakwah dalam rangka menyebarluaskan informasi melalui tulisan khususnya islami dan umumnya general yang dapat diterima oleh masyarakat dalam rangka pengembangan sosial ekonomi serta pendidikan masyarakat. Menghadapi era society 5.0 konsep membangun gerakan literasi moderat melalui one day one page berbasis smart dakwah dapat membantu meregenerasikan masyarakat dalam berliterasi dan cakap terhadap teknologi. Gen-Z menjadi salah satu subjek dalam pendekatan bagi alternatif penyelesaian literasi di era society 5.0 dengan mengedepankan nilai agama, pendidikan, dan sosial. Untuk itu, pendekatan melalui program Literasi Moderat, patut diupayakan. Harapannya Educare sebagai konsep literasi moderat di era society 5.0  dapat menjadi solusi dalam menjawab perkembangan zaman serta dapat membantu memberikan motivasi nilai agama, pendidikan, dan sosial terhadap Gen-Z

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baidowi, A., & Salehudin, M. (2021). Strategi Dakwah di Era New Normal. Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies, 2(01), 58–74. https://doi.org/10.52593/mtq.02.1.04

Çeltek, E. (2020). Handbook of research on smart technology applications in the tourism industry.

Fitriyani, P. (2018). Pendidikan Karakter Bagi Generasi Z. Jurnal Knappptma, 7(Maret), 307–314. http://www.appptma.org/wp-content/uploads/2019/08/34.-Pendidikan-Karakter-Bagi-Generasi-Z.pdf

Government of Japan. (2018). Realizing Society 5.0. NewsPick Brand Design.

Hastini, L. Y., Fahmi, R., & Lukito, H. (2020). Apakah Pembelajaran Menggunakan Teknologi dapat Meningkatkan Literasi Manusia pada Generasi Z di Indonesia? Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA), 10(1), 12–28. https://doi.org/10.34010/jamika.v10i1.2678

KEMENAG RI. (2021). Qur’an Kemenag in Microsoft Word versi 2.0. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Maiti, & Bidinger. (1983). Asmuni Syukir,. Dasar-Dasar Strategi Dakwah Islam, 53(9), 1689–1699.

Sasmito, G. W. (2017). Penerapan Metode Waterfall Pada Desain Sistem Informasi Geografis Industri Kabupaten Tegal. Jurnal Informatika:Jurnal Pengembangan IT (JPIT), 2(1), 6–12.

Sirajudin, M. (2014). Pengembangan Strategi Dakwah Melalui Media Internet (Peluang dan Tantangan). Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, Vol.1(No.1), 11–23.

Soekartawi. (2017). E-learning: Konsep dan Aplikasinya. Paper Presented in Balitbang Depdiknas Seminar ,18 Februari 2017, November, 1–200.

Tristianto, C. (2018). Penggunaan Metode Waterfall Untuk Pengembangan Sistem Monitoring Dan Evaluasi Pembangunan Pedesaan. Jurnal Teknologi Informasi ESIT, XII(01), 7–21.

Ummah, A. H. (2020). Dakwah Digital dan Generasi Milenial. Tasâmuh, 18, 54–78. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/tasamuh/article/view/2151

UNESCO. (2021). Media and information literate citizens: think critically, click wisely! https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pfd

Zaini, A. (2013). Dakwah Melalui Internet. Komunikasi Penyiaran Islam, 1(1), 93–108.

Published
2022-06-17
How to Cite
Azhimi Qalban, A., Jauza, G. F., & Mukaromah, I. A. (2022). LITERASI DIGITAL DAN GEN-Z: PROTOTIPE KONSEP LITERASI MODERAT SEBAGAI MEDIA SMART DAKWAH. Hujjah: Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 6(1), 22-29. https://doi.org/10.52802/hjh.v6i1.381