ANALISIS WAYANG SEBAGAI MEDIA DAKWAH DI KABUPATEN CILACAP
Abstract
Perkembangan agama Islam dalam penyebarannya tak lain melalui perjuangan dakwah. Pelopor dakwah Islam di Nusantara, khususnya Jawa adalah Walisongo. Peran Walisongo dalam dakwah Islam di Tanah Jawa sangat besar, salah satunya menggunakan media wayang. Yang dibawakan oleh Sunan Kalijaga dan Sunan Bonang. Karena masyarakat Jawa yang masih kental kaitannya dengan tradisi-tradisi, dan budaya leluhur. Maka para wali bersiasat untuk menyelipkan pesan dakwah kedalam kebiasaan-kebiasaan masyarakat dan budaya yang ada. Pada masyarakat di Kabupaten Cilacap yang memiliki kondisi social yang beraneka ragam, maka pertunjukan wayang menjadi media dakwah yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah. Karena kita bisa mengambil pelajaran melalui lakon-lakon yang ada pada isi cerita dalam pertunjukan wayang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research dengan pendekatan kualitatif. Penyajian data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, dan memberikan kesimpulan. Peneliti mewawancarai anatara lain Ki Dalang kardim Maulana, Ki Dalang Agus Susmono, Ki Dalang Ulin Nuha, Ki Anom Malik Waskito, Dalang Cilik Syafathur Dwi Aprian, dan masyarakat atau penggemar wayang di Kabupaten Cilacap. Untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan Analisis wayang sebagai media dakwah di Kabupaten Cilacap.
Berdasarkan data yang peneliti lakukan, maka peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa pertunjukan wayang merupakan media dakwah yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah, karena disamping mengandung banyak pelajaran wayang juga mampu berbaur untuk semua kalangan.
Downloads
References
Adisti Candra Nariswari, Rekontruksi Cerita Mahabarata Dalam Dakwah Walisongo, voll.01 Islamic Communication journal, 2016, no hlm 96
Gunawan Sumodiningrat, Nilai-nilai Seni Pewayangan: Etika Kehidupan Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat. Semarang: Dahara Prize. 1993. Hlm 45
Haryo Sidik, Wayang Kulit Sebagai Media Dakwah (Pendekatan Komunikasi Antar Budaya Terhadap Pementasan Wayang Kulit Ki Yuwono Di Desa Bangorejo Banyuwangi), UIN Syarif Hidayatullah, PDF (2014) hlm 4
M Rijal Fadli (2021), Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, Vol.21 No. 1 Hlm 36.
Maria A. Sarjono, Paham Jawa (Menguak Falsafah Hidup Manusia Jawa Lewat Karya Fiksi Mutakhir Indonesia). Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. 1995. Hlm 24
Rosidi (2004), Dakwah Sufistik Kang Jalal, Jakarta: Paramadina, Cet. Ke-I, h.1
Sadiah, Dewi (2015). Metode Penelitian Dakwah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset, Hlm 13
Suyanto Sidik, Makalah: Membaca Ayat-ayat Semesta, Kearifan Lokal, dan Islam Jawa, dalam Diskusi Panel, dan Sarasehan; “Membaca Alam dalam Kearifan Lokal Berdasarkan Nilai-Nilai Spiritual jilid 2, 2013. Banyuwangi. Hlm 32
Tri Wahyuni, Tristanti (2020). Buku Pintar Wayang. Yogyakarta: Cemerlang Publising
Wawancara dengan Bapak Sumitro
Wawancara dengan Bapak Supadi
Wawancara dengan Dalang Cilik Syafathur Dwi Aprian, pada tanggal 30 Maret 2023
Wawancara dengan Erlin Ade Saputri
Wawancara dengan Ibu Siti Malihah
Wawancara dengan Ki Anom Malik Waskito
Wawancara dengan Ki Dalang Agus Susmono
Wawancara dengan Ki Dalang Kardim

