PERTUMBUHAN EKONOMI, KETIMPANGAN PENDAPATAN DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA ATAS PENETAPAN UMK KEWILAYAHAN

  • Rahmat Rahmat Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
Keywords: Regency Minimum Wages, Regional Inequality

Abstract

Determination of District Minimum Wage in Cilacap Regency is different from 35 regencies / cities in Central Java which aims to stimulate investment from private parties and even distribution of development in all regions in Cilacap Regency, the basis of this research.  The variables used are determination of Regency Minimum Wage, Population Growth and Industrial Sector Contribution to GRDP, Inequality of Inter-Area Income and Labor Force Participation Rate in Cilacap Regency Central Java Province 2008-2015.  The data used is secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS) Cilacap Regency analyzed using panel data regression. The results showed that: Determination of District Minimum Wage, Population Growth and Industrial Growth have positive and significant impact to Gross Regional Domestic Product (GRDP). Regency Minimum Wage has an non-significant effect on income inequality between regions, while population growth and industrial sector growth have a significant effect on income inequality among regions, for variable of population growth have positive effect, while industry sector have negative effect. Regency Minimum Wage has positive (non-significant) influence on labor force participation rate, while population growth and industrial sector growth have significant effect to income inequality among region, for variable of population growth have negative effect while industry sector have positive effect.

Author Biography

Rahmat Rahmat, Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Dosen

References

Adrian Coto, 2006, Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Kontribusi Output Sektor Industri, Upah Minimum, dan Tingkat Pendidikan terhadap Kesenjangan Pendapatan di Indonesia, UI, Jakarta

Ahluwalia, M. S.,Chenery, H., Bell, C. L. G., Duloy, J. H., and Jolly, R. 1974, Redistribution with Growth, Oxford: Oxford University Press

Biro Pusat Statistik, 2005, PDRB Jawa Tengah Menurut Lapangan Usaha, 2000-2004, Semarang

Elfindri. 2001. Ekonomi Sumber Daya Manusia: Padang: Unand

Faisal H. Basri, Mohamad Ikhsan, 2008, Kerjasama Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dengan Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Gujarati, D., N., 2003, Basic Econometric, Mc-Graw Hill, New York.

Haeruman. 1996. Pembangunan Daerah dan Peluang Pemerataan Pembangunan Antar Daerah. Prisma No. Khusus 25 Tahun (1971-1996) Tahun XXV. Jakarta

Hariadi, dkk. 2008, Ketimpangan Distribusi Pendapatan Di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Vol.13 Issue 2. UII

Ikhsan, Moh, 1995. Indikator-Indikator Makro Ekonomi, Edisi 2, Lembaga Penerbit FE UI, Jakarta.

Iskandar,N: 1974, Beberapa Aspek Permasalahan Kependudukan di Indonesia, Special Reprint series No.4, demographic Institute FEUI Jakarta, January 1974,p.19., FEUI Jakarta.

Joko Waluyo. 2007. Dampak Desentralisasi Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan Antardaerah di Indonesia. Fakutas Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. JEL

Kantor Menteri Negara Kependudukan/BKKBN, 1994, Indonesia Country Report Population and Development, Jakarta, Indonesia.

Kuncoro, Mudrajad, 2004. Otonomi dan Pembangunan Daerah, Jakarta. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Mankiw, Gregory. 2003. Teori Makroekonomi. Jakarta: Erlangga.

Nangarumba, Muara. 2015. Analisis Pengaruh Struktur Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, Belanja Modal, dan Investasi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Seluruh Provinsi di Indonesia Tahun 2005-2014 JESP-Vol. 7, No 2 Nopember 2015. ISSN 2086-1575

Pangemanan, Lyndon, 2001. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketidakmerataan Pendapatan di Indonesia Periode Tahun 1980 -1996. Tesis. Universitas Indonesia.

Rasydi, Anwar. 2010. Pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB) Dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Terhadap Kemiskinan Di Indonesia. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah

Retnosari, Devi. 2006. Analisis Pengaruh Ketimpangan Distribusi Pendapatan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat. Skripsi. IPB

Ridwan dan Engkos Achmad Kuncoro. 2007. Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur. Bandung: Alfabeta.

Sjafrizal. 1997. Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Regional Wilayah Indonesia Bagian Barat. Jakarta: Prisma Vol. 3 Maret 1997.

Subekti, Adji. 2011. Dinamika Inflasi Indonesia pada Tataran Provinsi. Tesis, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Suharto. 2001. Distribusi Pendapatan Dalam Pembangunan. Yogyakarta: Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 6. No.1, 2001.

Suryana, 2000. Ekonomika Pembangunan, Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2015 tentang Ketenagakerjaan

Published
2022-02-12
Section
Articles