Pembelajaran Daring Kolaboratif Melalui Flipped Classroom Berbasis Catur

Main Article Content

Wahyu Ambarwati

Abstract

Pembelajaran daring merupakan konsep Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan selama masa pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan TIK sebagai sarana pembelajarannya. Mengubah konsep pembelajaran on site menjadi online menimbulkan beragam permasalahan. Guru sebagai pemeran utama dalam proses pembelajaran harus mampu berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif walaupun tanpa tatap muka. Kejenuhan siswa dan guru serta orang tua harus segera diatasi. Atas dasar itulah peneliti tergerak untuk melakukan inovasi pembelajaran melalui penerapan Flipped Classroom berbasis Catur sebagai solusi dalam pembelajaran daring. Flipped Classroom adalah kegiatan membalik pembelajaran yang biasanya di kelas, sekarang dilakukan di rumah, sedangkan Catur  adalah kependekan dari catatan tutor, di mana catatan tutor berperan penting dalam pembelajaran dari rumah yang dilaksanakan siswa. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah menjelaskan tentang langkah pembelajaran dan  mendeskripsikan hasil dari implementasi pembelajaran daring kolaboratif melalui Flipped Classroom berbasis Catur di kelas IV SD Negeri 1 Samudra. Artikel ini merupakan hasil dari Best Practice yang telah dilaksanakan peneliti. Sedangkan metode yang digunakan dalam observasi  ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik non probapility sampling. Berdasarkan hasil observasi peneliti, terjadi perbedaan yang signifikan dari aspek antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran dan hasil pembelajaran.  76%  (16 dari 21 siswa) mulai aktif dalam kegiatan diskusi di dalam WAG, dan lebih percaya diri dalam mengerjakan soal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Wahyu Ambarwati. (2022). Pembelajaran Daring Kolaboratif Melalui Flipped Classroom Berbasis Catur. Jurnal Pancar (Pendidik Anak Cerdas Dan Pintar), 6(1), 171-180. https://doi.org/10.52802/pancar.v6i1.320
Section
Articles

References

Bergmann, J., & Sams, A. 2012. Flip Your Classroom : Reach Every Student in Every Class Every Day. (L. Gansel & T. Wells, Eds.). USA: Courtney Burkholder.
Falah, Irfan Fajrun,2014, ”Model Pembelajaran Tutorial Sebaya: Telaah Teoritik”, Jurnal Pendidikan Agama Islam Ta’Lim, Volume 12.Bandung :UPI.
Gikas, J., & Grant, M. M. 2013. Mobile computing devices in higher education: Student perspectives on learning with cellphones, smartphones & social media. Internet and Higher Education, 19, 18-26. Online tersedia di http://dx.doi.org/10.1016/j.iheduc.2013.06.002.
Johnson, Graham Brent. 2013. Student Perceptions Of The Flipped Classroom. Columbia: The University Of British Columbia.
Ramadhana, Rizki. 2019.” Penerapan Metode Tutor Sebaya Berbantuan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Keterampilan Literasi terhadap Hasil Belajar Matematika”.Jurnal. Makassar: STKIP YPUP Makassar. Online tersedia di http://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/alkhwarizmi-
Rindaningsih. 2018.”Efektifitas Model Flipped Classroom dalam Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran Prodi S1 PGMI UMSIDA”. Proceedings of The ICECRS, Volume 1 No 3 halm 51-60 tersedia online. https://core.ac.uk/download/pdf/297216081.pdf
Sudjana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT. Rosdakarya.
Suharno. 2020 “Penggunaan Model Pembelajaran Flipped Classroom untuk Pembelajaran
Daring Sosiologi di Masa Pandemi Covid-19 Kelas XII. IPS SMA Negeri 1
Juwana Kab Pati”Journal of Social Science Teaching, Vol.4 No.2. Kudus: STAIN Kudus. Online tersedia di http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/Ijtimaia
Yulietri, Fradila, Mulyoto, dan , Leo Agung S. 2015. “Model Flipped Classroom dan Discovery Learning Pengaruhnya Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Kemandirian Belajar. Jurnal Teknologi Pendidikan Volume 13, nomor 2 :15.. Solo: UNS
Nana syaodih Sukmadinata, 2005. Metode Penalitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya