Analisis Penerapan Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Pendidikan Lingkungan Hidup adalah suatu program pendidikan untuk membina anak atau peserta didik agar memiliki pengertian, kesadaran, sikap, dan perilaku yang rasional serta bertanggung jawab tentang pengaruh timbal balik antara penduduk dengan lingkungan hidup dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Pendidikan lingkungan hidup diperlukan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Dengan penerapan lingkungan hidup diharapkan dapat mewujudkan kesadaran lingkungan dengan menerapkan lingkungan belajar yang nyaman dan ideal agar proses pembelajaran berjalan sebagaimana mestinya. Seiring dengan berkembangnya zaman, lingkungan alam saat ini semakin berubah menjadi lebih buruk. Banyak terjadi bencana alam yang diakibatkan oleh manusia. Untuk mengatasi kerusakan lingkungan tersebut, maka perlu adanya pendidikan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah Dasar pada kelas I SDN Kiara III. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan Pendidikan Lingkungan Hidup di SDN Kiara III yaitu tidak ada mata pelajaran khusus Pendidikan Lingkungan Hidup, tetapi diintegrasikan ke dalam tematik. Dalam pelaksanaan pembelajaran, guru memperkenalkan dan menjelaskan kepada siswa lingkungan yang bersih, lalu dipraktekkan dalam kehidupan sehari–hari, seperti melaksanakan piket kelas, jumsih (jum’at bersih) dan menanam pohon di taman sekolah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Barlia, Lily. 2008. Teori Pembelajaran Lingkungan Hidup di Sekolah Dasar. Subang: Royyan Press
Lusty, Kurnia Cia (2013) Peran warga sekolah dalam penerapan pendidikan lingkungan hidup (studi kasus di SDN Dinoyo 2 Malang / Kurnia Cia Lusty. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang
Marliani, N. (2015). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga (Sampah Anorganik) Sebagai Bentuk Implementasi dari Pendidikan Lingkungan Hidup. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 4(2), 124–132. https://doi.org/10.30998/formatif.v4i2.146
Nana Syaodih Sukmadinata, A. &. (2010). Pengembangan Model Pembelajaran Terpadu Berbasis Budaya Untuk Meningkatkan Apresiasi Siswa Terhadap Budaya Lokal. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 2(2), 189–203. https://doi.org/10.21831/cp.v2i2.339
Nugrahani, Farida. 2014. Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books
Pratomo, S. (2009). Model Pembelajaran Tematik dalam Pendidikan Lingkugnan Hidup (PLH) di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 1–18.
Risda Amini & A. munandar. (2010). Pengaruh model pembelajaran pendidikan lingkungan berbasis. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(1), 14–21.
Sugiyono (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Wiwin, Y. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. Quanta, 2(2), 83–91. https://doi.org/https://doi.org/10.22460/q.v2i2p83-91.1641