RATIH: JURNAL REKAYASA TEKNOLOGI INDUSTRI HIJAU
https://jurnal.unugha.ac.id/index.php/ratih
<p>Jurnal Ratih adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program studi Teknik Kimia UNUGHA, membahas tentang Teknik Green Industri Penulis yang ingin mempublikasikan artikelnya silahkan baca pedoman penulisan. Template artikel silahkan di download disini.</p>en-USRATIH: JURNAL REKAYASA TEKNOLOGI INDUSTRI HIJAU2614-6622A DEVELOPMENT OF CADMIUM (Cd) LEVELS AND THEIR IMPACT ON THE SUSTAINABILITY OF THE AQUATIC ECOSYSTEMS IN THE DONAN RIVER
https://jurnal.unugha.ac.id/index.php/ratih/article/view/1718
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kadar logam berat kadmium (Cd) dan dampaknya terhadap keberlanjutan ekosistem perairan di Sungai Donan, Cilacap. Kadmium merupakan logam berat beracun yang dapat terakumulasi dalam tubuh biota air dan membahayakan kesehatan manusia. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dan uji laboratorium terhadap sampel air dan sedimen yang diambil dari enam titik berbeda sepanjang sungai. Hasil menunjukkan bahwa kadar kadmium bervariasi tergantung musim dan lokasi, dengan beberapa titik menunjukkan konsentrasi melebihi ambang batas yang ditetapkan dalam PP No. 82 Tahun 2001. Kandungan kadmium yang tinggi terutama ditemukan pada sedimen, menunjukkan potensi bioakumulasi jangka panjang. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan kualitas air secara berkala serta perlunya upaya mitigasi untuk menjaga keberlanjutan ekosistem Sungai Donan.</p>Zalzah FuraidahSuparlanaldina Khoerunnisa Nur Mas'udah
Copyright (c) 2025 RATIH: JURNAL REKAYASA TEKNOLOGI INDUSTRI HIJAU
2025-04-152025-04-151012510.52802/ratih.v10i1.1718A Literature Review: Comparative Effectiveness of Biofilters, Adsorbents, and Denitrification in Nitrate Wastewater Treatment
https://jurnal.unugha.ac.id/index.php/ratih/article/view/1720
<p>Pengolahan limbah cair yang mengandung nitrogen perlu dilakukan untuk memenuhi standar lingkungan. Studi ini membandingkan efektivitas biofilter, adsorben, dan denitrifikasi dalam menghilangkan nitrogen dari air limbah. Biofilter dengan media sarang tawon menurunkan nitrit hingga 97,23%, amonia 85,80%, dan nitrogen total 43,65%, tetapi meningkatkan nitrat 21,92% akibat nitrifikasi. (Biofilter dengan botol plastik bekas dan sedimen limbah RPH menurunkan amonia 70,92% dalam kondisi aerobik selama 3 hari, serta nitrit dan nitrat masing-masing sebesar 0,12 mg/L dan 3,01 mg/L dalam kondisi anoksik selama 4 hari. Reaktor biofilter tercelup dengan media sarang tawon mencapai efisiensi tertinggi dalam menurunkan nitrit (100%) dan nitrat (99%) dalam 3 hari . Hasil studi review menunjukkan bahwa kombinasi proses nitrifikasi-denitrifikasi dengan biofilter merupakan metode paling efektif dalam pengolahan limbah nitrat.</p>Destiana Zalsa Wulan NabilaIchya Musytafizur ZiqriTeguh Wikan WidodoChristian Soolany
Copyright (c) 2025 RATIH: JURNAL REKAYASA TEKNOLOGI INDUSTRI HIJAU
2025-08-192025-08-1910161210.52802/ratih.v10i1.1720A COMPARATIVE STUDY OF COBALT CONCENTRATIONS IN THE WATERS OF THE DONAN RIVER FROM 2010 TO 2025
https://jurnal.unugha.ac.id/index.php/ratih/article/view/1722
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan konsentrasi kobalt dalam limbah Sungai Donan dari tahun 2010 hingga 2025. Kobalt merupakan logam berat yang dapat mencemari lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan manusia. Dalam industri minyak dan gas, kobalt sering ditemukan dalam limbah katalis bekas, lumpur minyak, dan limbah cair. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari laporan tahunan Pertamina, jurnal ilmiah, dan dokumen pengelolaan limbah B3. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi kobalt dalam limbah mengalami penurunan signifikan selama periode tersebut, dari 15 mg/L pada tahun 2010 menjadi proyeksi sebesar 6 mg/L pada tahun 2025. Penurunan ini sejalan dengan implementasi teknologi pengelolaan limbah seperti bioremediasi dan penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan oleh Pertamina. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman tentang pengelolaan logam berat dalam limbah industri minyak dan gas serta mendukung upaya keberlanjutan di sektor energi.</p>Konita Lintang ParadiseIchya Musytafizur Ziqri Arief Ameir Rahman SetiawanRisky Apriani
Copyright (c) 2025 RATIH: JURNAL REKAYASA TEKNOLOGI INDUSTRI HIJAU
2025-08-192025-08-19101131710.52802/ratih.v10i1.1722The Utilizing Rice Husk, Coconut Shell and Coal Fly Ash as an Effort to Purify Water
https://jurnal.unugha.ac.id/index.php/ratih/article/view/1719
<p>Eksistensi air untuk kehidupan makhluk hidup di bumi ini sangat vital, manusia dalam kehidupan sehari-hari memerlukan air bersih baik untuk konsumsi, membersihkan diri, bercocok tanam dan kegiatan lainnya. Cilacap yang memiliki banyak industri, dimana industri tersebut tidak sedikit yang membawa limbah untuk perairan. Maka dari itu, kami membuat Metode yang digunakan untuk Adsorben Sekam Fly Ash adalah dengan pengarangan 50 g sekam padi dan 50 g tempurung kelapa, lalu menambahkan 100 g abu layang batubara dan kemudian dibuat briket pipa dengan menggunakan tambahan perekat tepung aci. Setelah itu, pipa Adsorben Sekam Fly Ash yang berisi 3 macam adsorben di uji kualitasnya dengan uji warna, pH, BOD dan COD. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan pH hasil adsorpsi dari produk MAP, dimana sebelumnya sifat air cenderung basa dengan pH 8 dan menjadi netral dengan pH 7. Kemudian pada BOD juga mengalami penurunan dari 7.442 mg/L menjadi 6.363 mg/L dan jumlah COD dari 11.107 mg/L menjadi 9.497 mg/L.</p> <p> </p>Faizah NurlailiyahAldina Khoerunnisa Nur Mas'udahSuparlan Nur Mas'udah
Copyright (c) 2025 RATIH: JURNAL REKAYASA TEKNOLOGI INDUSTRI HIJAU
2025-08-202025-08-20101182310.52802/ratih.v10i1.1719The Pineapple Peel Filtrate with Chelation Method to Adsorp Chromium (Cr) Heavy Metal
https://jurnal.unugha.ac.id/index.php/ratih/article/view/1723
<p>Berbagai jenis metode pengolahan limbah logam berat sudah banyak dilakukan, salah satunya adalah adsorpsi. Dengan metode ini, ion logam berat dapat membentuk suatu kompleks koordinasi dengan gugus karboksil (-COO) dari adsorben yang terbuat dari bahan alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi filtrat kulit nanas sebagai adsorben alami dan waktu pencampuran dengan logam kromium (Cr) dalam larutan limbah simulasi. Larutan limbah simulasi kromium (Cr) dengan konsentrasi 10 ppm dicampurkan dengan filtrat kulit nanas pada variasi konsentrasi 25 %, 50%, 75%, dan 100% (b/v) selama 30 menit dan 60 menit kemudian dianalisis menggunakan Spetrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa filtrat kulit nanas efektif menurunkan kadar logam kromium (Cr) dalam larutan limbah simulasi. Presentase penurunan kadar logam kromium (Cr) tertinggi melebihi 100% yaitu pada konsentrasi filtrat kulit nanas 100% selama waktu pencampuran 60 menit.</p>Happy ayu PuspasariAl Dina Khoerunisa NMChristian SoolanyChristian SoolanyArief Ameir Rahman Setiawan
Copyright (c) 2025 RATIH: JURNAL REKAYASA TEKNOLOGI INDUSTRI HIJAU
2025-08-202025-08-20101243210.52802/ratih.v10i1.1723