IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU DI SMA YA BAKII KESUGIHAN

  • Siti Nur Fadhilah Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana implementasi manajemen mutu dalam pengembangan kompetensi profesionalisme guru di SMA Ya BAKII Kesugihan, dan apa faktor pendukung dan penghambat upaya implementasi manajemen mutu dalam pengembangan kompetensi profesionalisme guru di SMA Ya BAKII Kesugihan, dan adakah solusi dan perbaikan yang dilakukan dalam menghadapi hambatan tersebut.

Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui implementasi manajemen mutu dalam pengembangan kompetensi profesionalisme guru di SMA Ya BAKII Kesugihan, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat upaya implementasi manajemen mutu dalam pengembangan kompetensi profesionalisme guru di SMA Ya BAKII Kesugihan.

Pada penelitian ini subjek penelian yang diambil yaitu kepala sekolah dan guru, lalu dalam teknik pengumpulan data yang dipakai peneliti memakai observasi, wawacara dan dokumenasi.

Hasil penelitian ini ialah kepala sekolah selaku leader di sekolah dalam pelaksanaan manajemen mutu dalam pengembangan kompetensi profesionalisme guru dilakukan dengan cara membuat pelatihan untuk guru disekolah ataupun mengikutsertakan guru dalam pelatiihan diluar sekolah, hal itu sebagai ajang guru menambah keilmuan, kemampuan serta keterampilan. Dalam prosesnya pun kepala sekolah  tidak dapat berjalan sendiri, kepala sekolah selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan guru sebagai pelaksana pembelajaran untuk mencari membahas terkait pengembangan kompetensi profesionalisme guru, hal tersebut bisa dilakukan melalui rapat-rapat bulanan ataupun pertemuan di tempat-tempat yang memang dibutuhkan. Adapun faktor penghambat dan faktor pendukung yang dihadapi oleh kepala sekolah dan juga guru, yaitu selama dua tahun terakhir tidak bisa melakukan tatap muka, baik pelatihan untuk guru maupun proses pembelajaran siswa, sehingga baik guru dalam mengikuti pelatihan dan siswa dalam proses pembelajaran sama-sama kurang maksimal, siswa banyak terkendala di kuota untuk mengikuti pembelajaran. Untuk faktor pendukungnya sendiri yaitu sekolah memfasilitasi dengan baik guru-guru yang mengikuti pelatihan, baik pelatihan diluar maupun pelatihan yang diadakan disekolahan, lalu dalam hambatan yang dihadpi siswa terkait kuota belajar maka sekolah mmeberi solusi adanya konsultasi dengan gur mata pelajaran disekolah dengan anak dan waktu yang terbtasa agar tidak berkerumun.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cita.

Firdaus, E., Purba, R. A., Kato, I., Purba, S., Aswan, N., Karwanto, et al. (2021). Manajemen Mutu Pendidikan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Firdaus, E., Purba, R. A., Kato, I., Purba, S., Aswan, N., Kaswanto, et al. (2021). Manajemen Mutu Pendidikan. Medan: Yayasan Kita Menulis..

Pasolong. (2013). Metode Penelitian Administrasi Publik. Bandung: CV Alfabeta.

Salahudin, A. (2011). Filsafat Pendidikan. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Silitonga, B. N., Saputro, A. N., Damayanti, W. K., Tanjung, R., Nababan, E. B., Musyadad, V. F., et al. (2021). Profesi Keguruan: Kompetensi dan Permasalahan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan, pendekatan kuantitaif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumardi. (2016). Pengambangan Orofesionalisme Guru Berbasis MGMP: Model dan Implementasinya untuk Meningkatkan Kinerja Guru. Yogyakarta: Deepublish.

Umrati, & Wijaya, H. (2020). Analisis Data Kualitatif Teori Konsep dalam Penelitian Pendidikan. Makasar: Sekolah Tinggi Teologia Jaffray.

Widiyarti, & Suranto. (2020). Konsep Mutu dalam Manajemen Pendidikan Vokasi. Semarang: ALPRIN.

Published
2023-05-16
How to Cite
Siti Nur Fadhilah. (2023). IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU DI SMA YA BAKII KESUGIHAN . Jurnal Tawadhu, 7(1), 87-95. https://doi.org/10.52802/twd.v7i1.621
Section
Articles