Kedisiplinan Siswa MI Unggulan Sabilillah Lamongan di Era Pandemi Covid-19
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peristiwa yang terjadi kepada beberapa siswa yang mengalami penurunan kedisiplinan dalam sekolah setelah pandemi Covid-19. Mulai dari telat datang ke sekolah, penggunaan atribut sekolah yang tidak lengkap, sampai melakukan beberapa pelanggaran. Bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi terhadap kedisiplinan siswa dan juga faktor-faktor yang menyebabkan kedisipilinan siswa menurun setelah adanya pandemi Covid-19 di MI Unggulan Sabilillah Lamongan (MIUS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara bertahap dimulai dengan penentuan topik, pengumpulan data melalui observasi, dan menganalisis data. Pengumpulan informasi dilakukan dengan wawancara kepada guru dan kepala sekolah Mius mengenai hal-hal yang relevan terhadap penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pandemi Covid-19 terdapat penurunan kedisiplinan siswa kelas V Mius ditunjukkan dengan adanya pelanggaran yang banyak dilakukan siswa saat proses pembelajaran secara offline seperti 1). Tidak menggunakan atribut sekolah, 2). Datang terlambat saat sekolah, 3). Terlambat atau bahkan tidak mengumpulkan tugas sekolah. Turunnya kedisiplinan siswa dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya pengaruh lingkungan mereka yang cenderung pasif terhadap kebiasaan disiplin yang seharusnya dilakukan setiap anak. Kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh orang tua juga menjadi faktor yang cukup dominan dalam penurunan kedisiplinan siswa
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ahyar, M. (2020) ‘Problematika Pendidikan Berbasis Masyarakat dan Solusinya di Era New Normal Covid-19’, El-Huda, 11 (Problematika Belajar), p. 15.
Cahyono (2016) ‘Pengaruh Kedisiplinan Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran di SMK Pasundan 1 Subang.’, Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1, pp. 169–180. Available at: http://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/23.
Contesa (2020) ‘Hubungan Orang Tua dengan Minat Belajar Siswa pada Masa Covid-19’, p. 21.
Dzulfikar, M. I. and Amrullah, M. (2021) ‘The Effect of the COVID-19 Pandemic on Discipline Character Habituation in Students at SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo’, Proceedings of The ICECRS, 10. doi: 10.21070/icecrs20211150.
Fitria, S. and Suharsono (2020) ‘Kedisiplinan Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Jarak Jauh (Study From Home) pada Masa Darurat Covid-19 di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta Tahun Ajaran 2019/2020’, Journal of Chemical Information and Modeling, 01, pp. 1689–1699.
Herliandry et al. (2020) ‘Transformasi Media Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19’, Jurnal Teknologi Pendidikan, 22 (1), pp. 65–70. Available at: http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jtp.
Madelin, M. (2021) ‘Analisis Kedisiplinan Siswa pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelas IV SDN 14 Palaa Kotatahun’, Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar 9, No. 1.
Risalah, A., W, I. and Maghfiroh (2020) ‘Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar di MI/SD (Studi KBM Berbasis Daring Bagi Guru dan Siswa)’, JIEES: Journal of Islamic Education at Elementary School, 1 (1), pp. 10–16. Available at: https://doi.org/10.47400/jiees.v1i1.5.
Sugiyono (2019) ‘Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D’, in. Bandung: Alfabeta, p. 18.
Yunitasari, R. and Hanifah, U. (2020) ‘Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Minat Belajar Siswa pada Masa COVID 19’, Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(3), pp. 232–243. doi: 10.31004/edukatif.v2i3.142.