JATUHNYA THALAQ PERSFEKTIF IMAM SYAFI’I DAN IMAM MALIKI
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji thalaq dalam Mazhab Syafi‘i dan Mazhab Maliki dengan mendalami titik persamaan, perbedaan metodologis, serta relevansi keduanya bagi pembaruan hukum keluarga di era modern. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa Mazhab Syafi‘i dan Mazhab Maliki berangkat dari fondasi hukum yang sama yakni Al-Qur’an, Sunnah, dan ijma‘ serta memiliki kesamaan dalam klasifikasi talak dan pokok-pokok hukum tentang iddah dan rujuk. Namun demikian, perbedaan mencolok terdapat pada kerangka metodologinya. Mazhab Syafi‘i cenderung berpijak pada pendekatan tekstual yang bersifat literal, sedangkan Mazhab Maliki lebih akomodatif terhadap konteks sosial melalui penerapan ‘amal ahl al-Madinah dan maslahah mursalah. Perbedaan metode ini berdampak pada variasi ketentuan terkait talak marah, talak tiga sekaligus, serta penilaian terhadap niat dalam menjatuhkan talak. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan kajian fikih komparatif serta menyediakan rujukan penting bagi upaya reformasi hukum keluarga agar lebih responsif, berimbang, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Al-Azri, Khalid. “One or Three? Exploring the Scholarly Conflict over the Question of Triple Talaq (Divorce) in Islamic Law with Particular Emphasis on Oman.” Arab LQ 25 (2011): 277.
Altafiah, Ahmad, and Lilik Andrayuni. “Al-Hadm Dalam Talak Bain Sughra Menurut Imam Malik Dan Imam Abu Hanifah.” Ulumul Syar’i: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum Dan Syariah, 12, no. 1 (2023): 2622–4674.
Baharuddin, A Zamakhsyari, and Rifqi Qowiyul Iman. “AT-TAFR Ī Q AL-QADH Ā ’ I AND THE RELIGIOUS COURTS ’ AUTHORITY IN DECIDING A DIVORCE ِ ٌ س م نا ٌ ر ْ أ فو ر ْ َ ت و َ.” Syariah: Jurnal Hukum Dan …, 2020 - Jurnal.Uin-Antasari.Ac.Id 20, no. 1 (2020): 1–12.
Hasbi, Ridwan, and Syafaruddin Hasibuan. “THE LEGALITY OF DIVORCE IN THE PERSPECTIVE OF HADITH.” JURNAL USHULUDDIN 24, no. 1 (2016): 51–66.
Hemnel Fitriawati, Zainuddin. “Talak Dalam Perspektif Fikih, Gender, Dan Perlindungan Perempuan.” YINYANG Jurna l Studi Isl Am, Gende r, Dan Anak 15, no. 1 (2020): 1–148. https://doi.org/10.24090/yinyang.v14i2.2019.pp.
Izzulhaq, Farih. “Divorce of Pregnant Women: A Comparative Study Analysis of The Thoughts of The Syāfi’i Mażhab and The Māliki Mażhab.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr 12, no. 1 (2023): 74–91.
Kamiludin, Hilman. “Penjatuhan Talak Melalui Aplikasi Whatsapp Ditinjau Dari Hukum Islam Dan Hukum Positif.” An-Nahdliyyah: Jurnal Studi Keislaman, 2023 - Ojs.Inutas.Ac.Id 2, no. 2 (2023): 84–104.
Malinda, R. “Perbedaan Akibat Hukum Talak Tiga Yang Jatuh Di Luar Dan Di Depan Sidang Pengadilan Perspektif Fiqih Empat Mazhab.” Etheses.Iainkediri.Ac.Id, 2023.
Rahman, Arif. “ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP TEKS TAKLIK TALAK DALAM BUKU NIKAH MENURUT MADZHAB AS-SYAFI’I.” Al-Rasikh Jurnal Hukum Islam 12, no. 2 (2023): 83–101.
Razali, Mastura, Nurhanisah Hadigunawan, and Atiratun Nabilah Jamil. “ANALYSIS OF ISLAMIC LEGAL RULINGS RELATING TO WOMEN ACTIVITES DURING WAITING PERIOD ( IDDAH ) OF REVOCABLE DIVORCE ( TALAQ RAJ ’ IE ) ACCORDING TO MUSLIM JURISTS 4 STATES WITH HIGHEST DIVORCE RATES IN 2017.” Jurnal Islam Dan Masyarakat Kontemporari, 21, no. 1 (2020): 276–86.
Shukor, Mahfuzah Abdul, and Nasohah Zaini. “Penilaian Lafaz Sorih Dan Kinayah Dalam Pengesahan Talak Tiga Sekali Lafaz Di Mahkamah Syariah.” UMRAN International Jurnal Of Islamic and Civilizational Studies 03 (2018): 94–104.




